Jumat, 20 Juli 2018

ADA PERTANYAAN ?

Jangan Ragu Hubungi Kami 

0811 6268 300

**(AKTIF 24 JAM)**
Silahkan SMS Apabila Panggilan Sibuk


TRANSFER BANK



CABANG KISARAN

No. Rek. 7086041949
a.n. IRVAN AULIA PUTRA

SETELAH TRANSFER 
JANGAN LUPA !!!

ANDA DAPAT LANGSUNG KONFIRMASI
PEMBAYARAN MELALUI : 

HP / WA : 0811 6268 300
ATAU 
E-Mail : AsahanWebsite@Gmail.com 
DENGAN MELAMPIRKAN BUKTI TRANSFER

 
Please paste a VALID AdSense code in AdSense Elite Module options before activating it.

Alhamdulillah, Setelah 24 Tahun Menabung Penggali Kuburan dari Asahan Berangkat Haji

KISARAN-  Dullah Syamsi (78) warga Jalan Bayam Kelurahan Gambir Baru yang kesehariannya berprofesi sebagai penggali kubur akhirnya bisa memenuhi panggilan rukun Islam yang ke lima bersama istrinya Tuminah (68) ke tanah suci. Butuh waktu sekitar 24 tahun bagi pasangan suami istri ini untuk hadir berdiri di depan Ka’bah. 

"Kalau nggak salah, saya mulai menabung sejak 1993, sedikit demi sedikit. Alhamdulillah istri saya juga ikut mendukung. Walaupun entah kapan berangkatnya ke tanah suci, yang penting niatnya karena Allah," jelas Dullah Syamsi, saat berbincang dengan wartawan, Rabu (16/8) sebelum rombongan mereka bertolak ke asrama haji embarkasi Medan.

Bapak enam anak ini juga menuturkan, di usia senjanya niatnya tersebut dihijabah Allah, setelah uangnya cukup untuk mendaftarkan kursi haji yang dimimpikannya sejak lama lagsung berangkat bersama istrinya.

"Sebenarnya saya tidak tahu gimana bisa terkumpul itu uang, ini atas izin Allah SWT, sehingga kami bisa punya cukup uang untuk mendaftar haji," ucap Syamsi. 

Sang istri, kesehariannya hanyalah pedagag kue. Iapun tak tinggal diam, ikut menabung dari hasil menjual kue, selain itu mereka juga mampu membesarkan enam orang anak yang kini telah dewasa..

“Kalau ingat dulu bagaimana usaha kami menabung untuk bisa naik haji dan membesarkan anak. Sampai sering puasa beribadah niat hanya karena Allah,” ujar Tuminah.

Ia pun tak sanggup menceritakan ketika pertama kali nama keduanya langsung diumumkan untuk berangkat tahun ini bagaikan mendapatkan rahmat dari Allah dan seolah tidak percaya dengan kenyataannya karena akhirnya bisa berangkat haji.

"Seperti tidak percaya, akhirnya impian kami seumur hidup terwujud diusia kami hari ini Alhamdulillah," jelas Tuminah.

Tuminah mengakui selama puluhan tahun, dirinya beserta suami banyak berpuasa (hemat), dengan prioritas utama adalah membesarkan anak, mengingat sebagai penggali kubur dan penjual kue hasilnya tidak begitu banyak. 

Perjuangan pasangan suami istri Syamsi dan Tuminah sangat menginspirasi dan bisa dijadikan panutan panutan bagi umat Islam yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji tapi merasa tidak cukup ekonomi.

“Kisah keduanya bisa dijadikan inspirasi dan modal semangat bagi umat Islam yang berkeinginan untuk berangkat haji, sementara banyak diluar sana orang yang mampu namun tak mendaftar,” ujar Azhar Nasution warga Kisaran yang mengaku kagum dengan perjuangan pasutri tersebut. 

 

Sumber : HetaNews.Com

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.
Instagram

   
Workshop :
Jl. Ir. Sumantri No. 11
Kel. Selawan Kisaran
Kec. Kota Kisaran Timur
Kab. Asahan - Sumatera Utara,
Indonesia, KP. 21223
Email :
AsahanWebsite@gmail.com 
Whatsapp / SMS / Phone
:
 
0811 6268 300
Facebook / Page Facebook
: 
Asahan Website
 

Seluruh Berita yang ada di sini,

kami kutip dari Beberapa Media Online

Dengan Tidak Merubah sedikitpun contentnya.

Kami juga melampirkan

sumber beritanya pada setiap artikel.  
Terima kasih

 
 

 Support By :